Simpan template dan lihatl Red Bubble Rose: You're So Beautiful Girl part 2

Selasa, 17 Juni 2014

You're So Beautiful Girl part 2

Judul          : You’re So Beautiful Girl –ORIGINAL-
Author       : RBRose(R)
Genre         : Romance
Lenght        : Chapter (2) {Ch.1}
Cast            :Namja : Cho KyuHyun, Lee Hyukjae (Enyuk), Lee Donghae, Choi Siwon, Kim Kibum (Key), Lee Jinki, Lee Taemin, Choi Minho, Taecyeon, Lee Jan Gyuk / Yusuf
                     Yeoja : Shin Nara, Eun Minji, Lee DhiHae, Kim Jisung, Kim Yoona, Wonna Lau, Kim Casung, Jessica, Suzy
 Reposted   : Facebook


makasih banyak teman teman udh ngritik FF qyu supaya lebih baik lagi dr sebelumnya, dan ini yang Original. Kamsahamida chingu, jazakumulloh khoiron katsiron yaa…
Lanjutannya niihhh, udah terbit.., silahkan dibaca…
Don porget, RCL… :D


Di jalan mereka membuang waktu bosan dengan mengobrol. Tetapi Sinara lebih dulu sampai rumah, dan Kyu Hyun pun mengetahui kediamannya. Sesampai di rumah, muka Sinara merah membayangkan muka Kyu Hyun, saat tadi Kyu sempat tersenyum padanya.

Shin Nara mempunyai seorang oppa (kakak laki-laki) yang sudah menikah. Dia adalah Taecyeon. Oppa nya Nara (panggilannya Shin Nara) ialah seorang musisi handal di Seoul. Selain menjadi musisi, ia juga seorang rapper tingkat atas paling atas lagi. Suzy eoni (kakak perempuan) adalah istrinya, dia juga penyanyi paling hebat di Seoul. Selain suaranya berOktaf-oktaf, dia juga pintar sekali memasak. Masakan apa aja, takluk di tangan dia. Jago masak memasak ini dia ajarkan pada yeosaeng nya, Shin Nara.

Oiya, Taecyeon oppa sama Suzy eoni pernah membintangi sebuah sinetron dari sebuah lembaga entertainment di Seoul, yang judulnya Dream High. Saat bermain peran, Suzy eoni galak, malah lebih galak dibandingkan suaminya. Meskipun ia dapat peran antagonis, tetapi ia juga dapat peran protagonist (protagonist=96%, antagonis=4%). Dan saat itulah mereka jatuh cinta, alias cinlok. Dari kejadian itulah mereka dipersunting untuk menikah. Mereka baru dikaruniai sebuang calon bayi yang usia kandungannya sudah 7 bulan. Waooww.., kurang lebih 2 bulan lagi Shin Nara jadi tante dong. #oops

“Haahh.., OOMMOOO..,mukanya ganteng banget siihh..,tapi aku ga boleh suka sama dia, siapa tau aja dia udah punya pacar yang lebih cantik dari aku” gumam Shin Nara dalam hati saat ia ingin memejamkan mata sejenak (ceritanya abis magriban).

Terdengar suara ketukan pintu dari luar, ternyata yang tak lain ummanya yg mengetuk pintu kamar Shin nara. “Nara…, Shin Nara…, ayo kita makan malam nak…, yang lain sudah menunggu…” Ajak umma dengan nada bicara agak pelan dan lembut.

Serentak Shin Nara kaget, dan terbangun dari pejaman matanya. “bb, baik umma, Nara akan keluar sebentar lagi…” Dengan nada terbata-bata dan perasaan yang masih deg-degan karena kaget.

“oke deh, umma tunggu yaa…, jangan lupa dandan yang cantik”

Sesampainya di meja makan, Shin Nara kaget dengan kedatangan Kyu Hyun ke rumahnya, dia seperti mimpi, sampai sampai sesempatnya dia mencubit tangannya sendiri. “ah ah ahh.., kok dia dateng siihh, ngapain dia kesini yaahh.., aku mimpi kali…, coba aah nyubit.., aaaaaaauuuuuuuwwwww..,sakit, berarti beneran dong, aku ga mimpi…” gumam Shin Nara saat berhadapan dengan keluarga Cho.
Di ruang makan ada : Keluarga Cho (bapanya, ibunya, adik laki-lakinya, Kyu Hyun), keluarga Shin (bapanya, ibunya, kakak laki-lakinya, istri kakaknya, Nara).

“annyeong haseyo.., Seo Nyeo Shi Dae, Shin Nara imnida…” gumam Shin Nara dalam hati sambil tertawa kecil, menuju ruang makan.

“Nah, ini anak kami yang bungsu, ayo, beri hormat pada keluarga Cho.” Pinta appa Shin Nara ramah.

“Annyeong Haseyo, Chonun Shin Nara Imnida.” Hormat Shin Nara pada keluarga Cho.

“Annyeong Haseyo” balas keluarga Cho.

“hhhmmm, baiklah, acara makan malam kita, bisa dimulai.” Ajak appa Shin Nara untuk semua yang ada di ruamn makan tersebut.

Posisi Nara, berada tepat berhadapan dengan Kyu. Saat makan, muka Shin Nara tidak hentinya meringis, entah karena senang atu apa. Tetapi, Kyu sebaliknya, dia tidak ada perasaan sama sekali pada Shin Nara, dia bersifat dingin.
“Entah kenapa dia seperti itu, padahal tadi siang (waktu sekolah) dia biasa-biasa saja. Apa mungkin karena di sebelah ada Taecyeon oppa, tapi masa siihh..??” gumam Nara dalam hati kebingungan.

Jam menunjukan pukul 9.30 malam, acara makan malam bersama keluarga Cho usai sudah, kini mereka berpamitan untuk pulang. Mereka pulang dengan jalan kaki, karena rumah mereka tak jauh dari situ, yaahh, sekitar 200mAn.

“appa, kok ada acara makan malam, appa ngga ngasih tau Nara dulu…” geram Nara dada appa nya

“oohh, appa sebenarnya sudah memberi tau semua, cuma waktu itu kamu lagi ke rumah temen mu itu siapa, si sung sung…”

“ Jisung appa…”

“aaaaa, araa.., Jisung.., iyah.., memanganya ahju-mma tidak memberi tahumu…???” Tanya Ahju-ssi

“tidak, oppa eoni juga tidak… ”

“ya sudah laahh, tidak apa-apa, sudah sekarang kamu tidur, besok sekolahnya kesiangan lagi” ahju-ssi menasehati

“orang sekolahnya deket inih…, gwenchana appa, tapi, apa hubungan appa dengan keluarga Cho?” Tanya Nara penasaran.

“appa itu bisa dibilang tangan kanan nya keluarga Cho di kantor, jika keluarga Cho sedang membutuhkan sesuatu, yaa appa bantu…” jelas appa pada Nara.

“hhmmm…, gituu…” geram Nara melegakan rasa penasarannya.

“eehh, ngomong-ngomong, siapa ponakanmu nanti, namja, atau yeoja?” tanya appa penasaran sambil meledek Nara.

“katanya sih yeoja appa, tapi itu juga USG baru bulan kemarin” jelas Nara pada appanya

“oooohhhh, gitu…, ya sudah deh, appa mau tidur dulu, udah ngantuk niihh, mata appa udah burem”

“iya udah, annyeong jumuseyo appa”

“annyeong jumuseyo…, hhhhhhoooooaaammmmhhhh” balas appa sambil menguap karena mengantuk.
***

Keesokan harinya, Nara berangkat ke sekolah seperti biasa. Tapi saat dia masuk kelas dan menurunkan bangkunya, ia tidak melihat tanda-tanda Kyu datang, padahal kelas sudah cukup ramai, sekolah juga iya. Nara berfikir sejenak. “kok Kyu belum datang, seharusnya dia datang tepat lebih awal dari aku, ini kan hari pertama KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) aku saja tadi hampir terlambat” ujarnya dalam hati.

Pelajaran pun dimulai, Pelajaran pertama hari ini yaitu Bahasa Korea. (kalo yang kemaren basa sunda). Tepat saat guru akan masuk ke kelas, Kyu baru datang dan menghampiri bangkunya yang berada di samping Nara.
“annyeong haseyo umma…” hormatnya pada guru bahasa korea tersebut. (oiya gurunya perempuan, anggep aja Bu Titi bhs Inggris).

“annyeong, Kyu. Kenapa kamu baru datang???”

“bangunnya kesiangan umma.” Jelasnya singkat pada guru tersebut.

“ya sudah, lain kali bangunnya jangan kesiangan, kalo bisa kepagian laahh..” pesan guru tersebut pada Kyu sambil menutup pintu kelas.

Pelajaran bahasa korea ini sangat disukai oleh Nara, di sekolahnya dulu, dia mendapat nilai yang memuaskan untuk mata pelajaran ini. Berkebalikan dengan Kyu, Kyu sama sekali tidak mengerti teori bahasa korea, yang iya tahu hanya pengucapan bahasa koreanya saja, tidak dengan teori.

“kenapa bisa bangun kesiangan??” tanya Nara penasaran

“Aniyoo, Cuma ngGame aja, lagipula udah biasa kok aku bangun kesiangan juga.” Jelas Kyu sambil mengeluarkan buku catatannya.

“ooohhh, kamu anak Gamers???” tanya Nara memastikan.

“kok tau siihh…” ledek Kyu

“kan tadi kamu bilang ngGame dulu..,makanya kamu bisa bangun kesiangan juga..” kesal Nara karena di ledek Kyu.

“ooohhh, haha…, becanda kok.., iya aku anak Gamers, tiap malam aku main Game dr jam 11-02 pagi” jelas Kyu

“hhaaaahhhh OMOOO…, selama itu dia main game.., gilaaa, 3 jam ddoonnggss…” gumam Nara dalam hati. “trus tidur kamu gimana…???” Nara kembali bertanya.

“yaa selesei main Game laahh..” jelas Kyu singkat.

Pelajaran dimulai dengan perkenalan (maklum, baru masuk sekolah T.A baru, #ceritanya). Guru tersebut memperkenalkan dirinya pada semua murid yang ada di kelas itu. Setelah perkenalan, guru tersebut menceritakan kejadian-kejadian yang pernah dialaminya selama mengajar beberapa tahul yang lalu.

Bel berbunyi untuk ganti pelajaran. Kali ini pelajaran Biologi. Tapi saat itu, gurunya sedang tidak masuk, ya sudah, anak-anak kelas pun bebas kesana kemari (Cuma dalem kelas doang), mereka semua belum punya buku paket, apalagi buku LKS. So.., kemana aja boleh kan, asal jangan berlebihan doang.

Nara ingin menanyakan sesuatu tentang acara makan malam bersama keluarga Cho pada Kyu. “Kyu, aku boleh nanya gaa??” ujar Nara. “boleh, nanya apa??” balas Kyu. “tadi malem, saat acara makan malam dirumahku, kenapa mukamu sebegitu betenya, waeyo kyu??” tanya Nara memaksa. “oohhh, kamu ga perlu tau urusan aku saat itu!” balas Kyu kesall. “urusan, urusan apa?? Kenapa mukamu seperti cemburu gitu?? Tell me your problem Kyu!” ujar Nara memelas. “Gwenchanayo, tidak ada apa-apa…” balas Kyu tenang. “Wae, kau takut?” Nara memastikan. “Kau mau tahu yang sesungguhnya??” ujar Kyu mencoba menenangkan Nara. “iyaa…” perasaan Nara penasaran “Jadi gini, dulu saat eoni mu main sinetron, aku ngFans sama dia, sampai-sampai aku jatuh cinta sama dia, tapi saat aku tau eoni mu sudah menikah dengan lawan mainnya, hatiku serasa tertusuk duri ikan (teri) yang tajam, ssbblleeukkkkgg, rasanya sakiiittt sekali. Lalu aku membencinya, poster, gambar, lagu, bahkan grup yang salah satu personilnya dia pun aku hapus, aku buang, aku bakar… (posternya), huuuhhh” jelasnya singkat. “ZzZzZzZzZz…, hhhmmmm, udah belom ceritanya??” ledek Nara. “jadi saat aku cerita, kamu tertidur gitu…, KEBAGUSAANNN…” ujar Kyu kesal. “oohhh ngga ngga kok, becanda, aku dr tadi ngedengerin cerita kamu kok, iya Arraso, Cuma ngFans sampai jatuh cinta, segitunya ssiiiihh…”. “Masalahnya Nara, aku suka sekali sama dia, aku cinta sama dia, tapi kenapa dia memilih oppa mu itu” ujar Kyu mengingatkan. “tapi eoni ku belum tau kan, kalo kamu suka ama eoni ku??” Shin Nara memastikan. “belum.., hehe :D”. “yasudah kalo begitu masalah kamu klir, mulai sekarang hilangkan rasa benci kamu itu sama My Eoni or My Oppa, Arraso??”. “Nae.., kamsahamida sudah mendengarkan curhat akuuhh.., huffttt…” Kyu mengeluh panjang karena perasaannya legaa.

Shin Nara ingin sekali punya teman seorang yeoja. Dia mencoba menhampiri Wonna yang sedang asik ngobrol dengan teman sebangkunya.
“annyeong haseyo Wonna, anyyeong haseyo..., siapa..??” sapa Nara kepada wonna sambil menanyakan siapa teman sebangkunya.

“annyeong Nara…” balas Wonna. “Oiya, kenalin Nara, ini Lee DhiHae” ujarnya sambil memperkenalkan teman sebangkunya.

“annyeong DhiHae” sapa Nara diulang.

“annyeong Nara..” balas DhiHae.

Mereka asik banget yaahh ngobrolnyaa..!! Nara bertanya sesuatu pada mereka.
“ih ih, aku pengen ikutan eskul iihh.., ikutan apa yaa yang pas buat aku??” ujar Nara manja.
“ikutan renang aja yuk sama aku, kebetulan aku juga anak renang” jelas DhiHae (#promosi kallee)
“emang ada yaa eskul renang..??” tanya Nara.
“iya ada lah, kamu ikut yaahh, aku juga anak renang kok, gausah kawatir..” ujar Wonna melanjutkan penjelasan dari DhiHae.
“badan kamu tinggi, bagus, kamu ikutan aja yaahh, nanti aku daftarin, pokoknya eskulnya cuma hari sabtu aja kok, di sekolah kita kan sabtu diliburin..” jelas DhiHae memuji pada Nara.

Lee DhiHae itu anak renang, dia tinggi, putih, cantik, dan rambutnya seperti di rebonding sepunggun, tapi ini rambutnya asli tanpa pakai obat, melainkan hanya sampo saja. Banyak cowok yang suka sama dia, tapi, saat itu dia tidak mau pacaran dulu, pikirannya hanya fokus untuk pelajaran. Dia memegang juara umum ke 2 saat pembagian rapot kemarin. Hebat yaahhh…, Alhamdulillah yaahh, #sesuatu.

Sedang asiknya mengobrol, mereka dikejutkan dengan datangnya mobil-mobil mewah (liat aja mersedes ben). Entah siapa yang berani memunculkan mobil sebanyak itu dengan suatu gerakan formasi. Serentak seluruh warga sekolah menyaksikan mobil-mobil tersebut. Mobil-mobil mewah itu ternyata sudah dapat persetujuan dari pihak sekolah.
Tapi, apa yang dimaksud dengan ini, kenapa mendatangkan mobil-mobil mewah sebanyak itu saat jam pelajaran berlangsung?

Nara berfikir aneh dengan mobil-mobil itu, ia berfikir bahwa sekolah ini akan di gusur atau di segel. Kyu juga sepemikiran yang sama dengan Nara, dan Saat itu dia menangis bersedih.
“Mwooo?? Ada apa ini, apa sekolah akan di segel. Padahal aku baru masuk Sehari yang lalu, aaaaaaaaaaaaa, kenapa secepat ini hiks hiks, aku pun belm kenal semua teman sekelasku hiks hiks, memang pemerintah kurang adil…!!!” geram Nara dalam hati sambil sesekali ia mengeluarkan air mata.

“semua murid dimohon untuk tetap tenang, jangan panik, ini hanya keadaan biasa, tetap tenang tetap tenang” suara yg terdengar melalui speaker sekolah.

Saat semua mobil berparkir rapih, turun lah dua orang namja yang sangat dikenal dari kalangan entertainment ternama di Seoul. Mereka turun didampingi manager serta asisten mereka, mereka adalah Choi Siwon (salah satu personil Super Junior) dan Choi Minho (salah satu personil SHINee) meraka berdua kakak adik (liat aja marganya… Choi). Mereka sangat terkenal, bahkan lebih terkenal hingga seluruh dunia (gak nyampe seluruh laahh, 85%) mengenal mereka.
Mereka memasuki kelas yang sudah di kasih tahu sebelumnya oleh pihak sekolah. Choi Siwon memasuki ruangan kelas XI-A, serta Choi Minho memasuki kelas X-G.

Setelah di perkenalkan oleh gurunya masing-masing, mereka dipersilahkan duduk. Dan saat itu, mobil-mobil mewah tersebut dengan cepatnya melaju menuju pintu gerbang sekolah alias, pulang ke tempat asalnya.
Choi Siwon duduk dengan seorang namja berambut pirang (rada-rada putih, kyk albino-albinoAn gitu). Dia itu Lee HyukJae, salah seorang namja yang memacari seorang yeoja terkenal di Seoul, Eun Minji.
Di jelasin aahh, mau dari mana dulu, Choi Siwon, Lee HyukJae, atau Eun Minji…???


ffnya kepanjangan yaahhh…??? Mianhaeyoo…, aku butuh kritikannya niihh dari men temen, soalnya masih dalam pembelajaran buat aku, hehe… :D Yang ngritik aku terima…

0 komentar:

Posting Komentar